Laman

Rabu, 01 September 2010

Belenggu...



Sesak menghantam himpit bahagia
Dinding-dinding kian mendekat
Tak sisakan banyak udara
Panik menyergap cepat

Sisa asa dan doa
Berangkulan dorong kuat
Tetap diam angkuh membatu
Bisakah airmata pecahkan?

Jatuh dalam pasrah terpaksa
Payah habis segala
Teriakan jiwa bergaung sunyi
Memantul dinding terkutuk

Terkapar meski mata nyalang
Gelap gamang melayang
Celah tak lagi bersisa
Cahaya di mana?


Photo Link: http://www.google.co.id