Saat kekosongan itu menjadi kebisuan yang panjang, tiba-tiba aku seakan dibangunkan dari mimpi yang tak berjudul. Dan terduduk aku di sana, di ranjangku yang dingin. Menatap ke sekeliling dengan rasa asing, tak bisa mengingat di manakah aku sekarang ini? Apa yang terjadi padaku? Apa yang terjadi pada hidupku?
Bak kilatan petir yang menghilang dalam satu kedipan mata. Ketika kubuka kembali mataku semua telah lenyap tak bersisa. Hanya tinggal bayang yang semakin menipis dan menjauh. Dan ketika ingin kugapai dengan tangan ini, mengapa tak mampu kuulurkan tangan ini?
Kukatakan ingin kutinggalkan pintu yang tertutup itu. Kutiupkan asa ke hatiku, akan selalu ada pintu lain yang terbuka dengan cahaya terang menerangi. Kukuatkan langkah yang gemetar dengan berjalan lebih cepat dan tak menoleh ke belakang lagi. Kutulikan telingaku, mencoba membisukan duniaku ini. Sesulit inikah Tuhan hidup untukku?
Dan ketika kekosongan itu kembali datang, setelah membawa lari semua, aku terbaring diam masih di ranjang yang sama, ranjangku yang dingin. Aku hanya ingin menangis...
Http://www.google.co.id
kok gak pernah diupdate lg blognya?
BalasHapus